OLIMPIADE KREATIFITAS GURU
a. Persyaratan
1) Olimpiade Nasional Kreatifitas guru dapat diikuti oleh guru sekolah Muhammadiyah se-
Indonesia.
2) Kategori pemenang tidak dibedakan berdasarkan jenjang sekolah
3) Penyetoran full text (hard copy) terakhir tanggal 30 April 2013
4) Penilaian babak penyisihan dilaksanakan tgl 18 Mei 2013 oleh tim penilai yang ditunjuk Majelis
Dikdasmen dengan melakukan presentasi maksimal 5 menit (seluruh peserta wajib hadir).
5) Peserta yang tidak menghadiri babak penyisihan dinyatakan gugur
6) Final makalah dilaksanakan di kampus Universitas Muhammadiyah Malang tanggal 29 Juni
2013, (tempat, ruang, diinfokan lebih lanjut).
7) Setiap peserta wajib membuat powerpoint sebagai bahan presentasi maksimal 5 menit
b. Tabel 8. Mata Olimpiade Kreatifitas Guru
No Mata Olimpiade Ketentuan
1 Media Pembelajaran
2 Penelitian Tindakan Kelas
3 Metode Pembelajaran
Inovatif
1.Orisinil/dibuat sendiri/belum pernah dilombakan (dibuktikan dengan
surat penyataan yang ditandatangani peserta dan diketahui oleh
kepala sekolah)
2. Telah dipraktikkan dalam pembelajaran di kelas
3.Portofolio dilengkapi foto atau file video dalam CD
4 Olimpiade Kreatifitas
Menulis melalui Blog
Guru:
1. Tulisan dapat dibuat dalam bentuk esei atau narasi.
2.Panjang tulisan minimal 750 kata dalam bahasa Indonesia. Gaya
bahasa bebas-santai-informal, tidak harus yang baku-formal.
3. Tema: “Kurikulum 2013 dan Mutu Guru”.
Muhammadiyah National Education Award (ME-Award 2013) 15
4.Menulis dan mem-posting artikel kontes blogging dalam blog guru
yang sesuai dengan ketentuan tulisan.
5. Tiap peserta hanya boleh mengikutsertakan satu blog miliknya.
6.Peserta wajib mencantumkan alamat blog dan memberikan tautan
(link) khusus untuk artikel yang dilombakan
7.Mengaktifkan fitur komentar pada blog/artikel. Mempromosikan
seluas-luasnya artikel melalui facebook, twitter, atau media lainnya.
8.Penilaian Lomba Blog:
a) Kompetisi menggunakan sistem kontes blogging yang
memadukan antara kualitas tulisan dengan tingkat popularitas
di search engine atau mesin pencari.
b) Tautan artikel yang diambil untuk dinilai tim juri adalah artikel
yang sesuai dengan ketentuan tulisan.
c) Originalitas tulisan.
d) Keterkaitan dengan tema.
e) Kualitas dan kuantitas komentar pembaca pada artikel yang
dilombakan akan menjadi nilai tambah.
OLIMPIADE WEBSITE
1. Peserta olimpiade website adalah website sekolah Muhammadiyah Jawa Timur
2. Penilaian babak penyisihan dilaksanakan tgl 11 Mei 2013 oleh tim penilai yang ditunjuk Majelis
Dikdasmen dengan melakukan presentasi maksimal 5 menit oleh 1 orang peserta
3. Penilaian juga dilakukan oleh tim yang ditunjuk oleh Majelis Dikdasmen PWM Jatim melalui visitasi
web site secara on line
4. Peserta yang tidak menghadiri babak penyisihan dinyatakan gugur
5. Aspek penilaian olimpiade website sekolah:
a. Usability : Pengunjung dapat mengoperasikan website dengan mudah sebagai berikut:
1)Mudah untuk dipelajari.
2)Efisien dalam penggunaan.
3)Mudah untuk diingat.
4)Tingkat kesalahan rendah.
b. Sistem Navigasi (Struktur): dapat membantu pengunjung dapat untuk menemukan jalan yang
mudah ketika menjelajahi website.
c. Graphic Design (Desain Visual): pemiliki komposisi warna yang baik dan konsisten, layout
grafik yang konsisten, teks yang mudah dibaca, penggunaan grafik yang memperkuat isi teks,
penggunaan animasi pada tempat yang tepat, isi animasi yang memperkuat isi teks dan secara
keseluruhan membentuk suatu pola yang harmonis.
d. Contents: isi harus relevan dengan tujuan website.
e. Compatibility: website harus kompatibel dengan berbagai perangkat tampilannya (browser).
f. Loading Time: dapat diakses dengan cepat.
g. Accessibility: halaman website harus bisa diakses oleh setiap orang .
h. Interactivity: pengunjung dapat berinteraksi dengan website.
6. Juara olimpiade website sekolah terdiri dari juara I, II, III, peringkat IV, V, dan VI tanpa membedakan
tingkatan sekolah.
7. Hasil penilaian diumumkan pada acara ME-Award, 29 Juni 2013.
Showing posts with label sekolah. Show all posts
Showing posts with label sekolah. Show all posts
Sunday, April 28, 2013
Sunday, April 14, 2013
Muhammadiyah adalah sebuah organisasi Islam
yang besar di Indonesia. Nama organisasi ini
diambil dari nama Nabi Muhammad SAW.
sehingga Muhammadiyah juga dapat dikenal
sebagai orang-orang yang menjadi pengikut
Nabi Muhammad SAW.
Peta SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya
Gedung SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya
Nama Sekolah : SD MUHAMMADIYAH 4 Surabaya
Alamat : Jln. Pucang Anom 93 Surabaya
Kelurahan : Kertajaya
Kecamatan : Gubeng
Kodepos : 60282
Telepon / Fax : 031- 5037648
Email / Website : sdm4pucang@yahoo.com / sdm4sby.com
KBM : Pagi
Fasilitas : Gedung Sekolah Bertingkat Empat, Ruang Kelas ber-AC, Musholla KH. Achmad Dahlan, Perpustakaan, Studio Musik, Laboratorium Bahasa, Laboratorium MIPA (Matematika dan IPA), Laboratorium Komputer dan Internet, Unit Kesehatan Sekolah, BK/Support Centre, Lapangan Olahraga, Galeri Karya Siswa, Gedung Serbaguna, AIM Telkom, Koperasi Sekolah (Kantin, Wartel, Fotokopi, Katering dan Antar Jemput), Wifizone, Lahan Parkir, Ruang RSBI, Ruang Karawita
Ekstrakurikuler :
1. Bahasa Arab
2. Basket
3. Band Cilik
4. Broadcasting
5. Desain Grafis
6. Dokter Cilik
7. English Exclusive
8. English Today
9. Futsal
10. Hizbul Wathan (HW)
11. Jurnalistik
12. Karawitan
13. Kaligrafi
14. Mubaligh Kecil
15. Melukis dan Mewarnai
16. Nasyid
17. Paduan Suara
18. Panahan
19. Qiroah
20. Paskibraka
21. Robotika dan Elektronika
22. Teater
23. Tapak Suci
24. Tari
Prestasi :
1. Juara I International Mathematic Competition di Singapura
2. Juara I Olimpiade Matematika Tk. International (Australia)
3. Sekolah Teladan Nasional dari LIPI-Diknas-Depag
4. Juara I Lomba PPKn Tk. Nasional
5. Juara I IPA Tk. Nasional
6. Juara II Lomba IPTEK Tk. Nasional
7. Peserta Terbaik Lomba IPTEK oleh LIPI
8. Juara I Lomba Bahasa Inggris - Piala Gubernur
9. Juara I Lomba Story Telling - Piala Gubernur
10. Juara I Bola Basket Kota Surabaya
11. Juara II Lomba Musik Tk. Propinsi
12. Juara I Lomba Kaligrafi Tk. Kota Surabaya
13. Juara II Lomba Olimpiade Matematika Kota Surabaya
14. Juara I Lomba Qoriah Tk. Kota Surabaya
15. Juara I O2SN Cabang Pencak Silat 2010 Tk Nasional
16. Juara I Mural Tingkat Jawa Timur
17. Juara I Lomba Pidato Tk. Jawa Timur
18. Juara II IPS Tk. Propinsi
19. Juara II Matematika Tk. Jatim
20. Juara I Suzan English Smart Tk. Jawa Timur
21. Juara I dan II Olimpiade Matematika Tk. Jawa-Bali
22. Juara II Olimpiade Matematika Tk. Nasional
23. Juara I Festival Band Pelajar se-Surabaya
24. Rekor MURI Mentik Band
25. Rekor MURI Tarik Tambang
26. Rekor MURI Panahan
27. Juara I Kontes Robot Se Asia Tenggara
28. Juara III Keluarga Pildacil Lativi
29. Juara I Lomba Iptek LIPI Nasional
30. Juara I Lomba Bahasa Inggris Tertulis LIPI Nasional
31. 3 Medali Emas POR SD tingkat Kota Surabaya
32. Juara Olimpiade O2SN tingkat Jatim
33. Juara Umum Grand Olycon 2010
Visi Misi :
VISI
"Mewujudkan SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya sebagai sekolah dasar unggul dan berorientasi pada masa depan".
MISI
"Mencetak lulusan yang unggul, menguasai IPTEK, berwawasan global, berakhlaqul karimah dan bertaqwa kepada Allah SWT".
Keterangan :
Berdiri Tahun : 1963
Peta SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya
Gedung SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya
Nama Sekolah : SD MUHAMMADIYAH 4 Surabaya
Alamat : Jln. Pucang Anom 93 Surabaya
Kelurahan : Kertajaya
Kecamatan : Gubeng
Kodepos : 60282
Telepon / Fax : 031- 5037648
Email / Website : sdm4pucang@yahoo.com / sdm4sby.com
KBM : Pagi
Fasilitas : Gedung Sekolah Bertingkat Empat, Ruang Kelas ber-AC, Musholla KH. Achmad Dahlan, Perpustakaan, Studio Musik, Laboratorium Bahasa, Laboratorium MIPA (Matematika dan IPA), Laboratorium Komputer dan Internet, Unit Kesehatan Sekolah, BK/Support Centre, Lapangan Olahraga, Galeri Karya Siswa, Gedung Serbaguna, AIM Telkom, Koperasi Sekolah (Kantin, Wartel, Fotokopi, Katering dan Antar Jemput), Wifizone, Lahan Parkir, Ruang RSBI, Ruang Karawita
Ekstrakurikuler :
1. Bahasa Arab
2. Basket
3. Band Cilik
4. Broadcasting
5. Desain Grafis
6. Dokter Cilik
7. English Exclusive
8. English Today
9. Futsal
10. Hizbul Wathan (HW)
11. Jurnalistik
12. Karawitan
13. Kaligrafi
14. Mubaligh Kecil
15. Melukis dan Mewarnai
16. Nasyid
17. Paduan Suara
18. Panahan
19. Qiroah
20. Paskibraka
21. Robotika dan Elektronika
22. Teater
23. Tapak Suci
24. Tari
Prestasi :
1. Juara I International Mathematic Competition di Singapura
2. Juara I Olimpiade Matematika Tk. International (Australia)
3. Sekolah Teladan Nasional dari LIPI-Diknas-Depag
4. Juara I Lomba PPKn Tk. Nasional
5. Juara I IPA Tk. Nasional
6. Juara II Lomba IPTEK Tk. Nasional
7. Peserta Terbaik Lomba IPTEK oleh LIPI
8. Juara I Lomba Bahasa Inggris - Piala Gubernur
9. Juara I Lomba Story Telling - Piala Gubernur
10. Juara I Bola Basket Kota Surabaya
11. Juara II Lomba Musik Tk. Propinsi
12. Juara I Lomba Kaligrafi Tk. Kota Surabaya
13. Juara II Lomba Olimpiade Matematika Kota Surabaya
14. Juara I Lomba Qoriah Tk. Kota Surabaya
15. Juara I O2SN Cabang Pencak Silat 2010 Tk Nasional
16. Juara I Mural Tingkat Jawa Timur
17. Juara I Lomba Pidato Tk. Jawa Timur
18. Juara II IPS Tk. Propinsi
19. Juara II Matematika Tk. Jatim
20. Juara I Suzan English Smart Tk. Jawa Timur
21. Juara I dan II Olimpiade Matematika Tk. Jawa-Bali
22. Juara II Olimpiade Matematika Tk. Nasional
23. Juara I Festival Band Pelajar se-Surabaya
24. Rekor MURI Mentik Band
25. Rekor MURI Tarik Tambang
26. Rekor MURI Panahan
27. Juara I Kontes Robot Se Asia Tenggara
28. Juara III Keluarga Pildacil Lativi
29. Juara I Lomba Iptek LIPI Nasional
30. Juara I Lomba Bahasa Inggris Tertulis LIPI Nasional
31. 3 Medali Emas POR SD tingkat Kota Surabaya
32. Juara Olimpiade O2SN tingkat Jatim
33. Juara Umum Grand Olycon 2010
Visi Misi :
VISI
"Mewujudkan SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya sebagai sekolah dasar unggul dan berorientasi pada masa depan".
MISI
"Mencetak lulusan yang unggul, menguasai IPTEK, berwawasan global, berakhlaqul karimah dan bertaqwa kepada Allah SWT".
Keterangan :
Berdiri Tahun : 1963
PENGEMBANGAN KURIKULUM 2013
Pengembangan Kurikulum 2013 merupakan bagian dari strategi meningkatkan capaian pendidikan.
Disamping kurikulum, terdapat sejumlah faktor diantaranya lama siswa bersekolah lama siswa tinggal di sekolah; pembelajaran siswa aktif berbasis kompetensi, buku pegangan atau buku babon dan peranan guru sebagai ujung tombak pelaksana pendidikan.
Orientasi Kurikulum 2013 adalah terjadinya peningkatan dan keseimbangan antara kompetensi sikap (attitude), keterampilan (skill) dan pengetahuan (knowledge). Hal ini sejalan dengan amanat UU No. 20 Tahun 2003 sebagaimana tersurat dalam penjelasan Pasal 35 kompetensi lulusan merupakan kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan sesuai dengan standar nasional yang telah disepakati. Hal ini sejalan pula dengan pengembangan kurikulum berbasis kompetensi yang telah dirintis pada tahun 2004 dengan mencakup kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan secara terpadu.
Sejumlah hal yang menjadi alasan pengembangan Kurikulum 2013 adalah :
(a) Perubahan proses pembelajaran [dari siswa diberi tahu menjadi siswa mencari tahu] dan proses penilaian [dari berbasis output menjadi berbasis proses dan output] memerlukan penambahan jam pelajaran;
b) Kecenderungan akhir-akhir ini banyak negara menambah jam pelajaran KIPP dan MELT di AS, Korea Selatan (c) Perbandingan dengan negara-negara lain menunjukkan jam pelajaran di Indonesia relatif lebih singkat, dan
(d) Walaupun pembelajaran di Finlandia relatif singkat, tetapi didukung dengan pembelajaran tutorial
Sementara itu, Kurikulum 2006 memuat sejumlah permasalahan diantaranya:
(1) Kurikulum belum sepenuhnya berbasis kompetensi sesuai dengan tuntutan fungsi dan tujuan pendidikan nasional;
(2) Kompetensi belum menggambarkan secara holistik domain sikap, keterampilan, dan pengetahuan;
(3) Beberapa kompetensi yang dibutuhkan sesuai dengan perkembangan kebutuhan (misalnya pendidikan karakter, metodologi pembelajaran aktif, keseimbangan soft skills dan hard skills, kewirausahaan) belum terakomodasi di dalam kurikulum;
(4) Kurikulum belum peka dan tanggap terhadap perubahan sosial yang terjadi pada tingkat lokal, nasional, maupun global;
(5) Standar proses pembelajaran belum menggambarkan urutan pembelajaran yang rinci sehingga membuka peluang penafsiran yang beraneka ragam dan berujung pada pembelajaran yang berpusat pada guru;
(6) Standar penilaian belum mengarahkan pada penilaian berbasis kompetensi (proses dan hasil) dan belum secara tegas menuntut adanya remediasi secara berkala; dan
(7) Dengan KTSP memerlukan dokumen kurikulum yang lebih rinci agar tidak menimbulkan multi tafsir.
Tiga faktor lainnya juga menjadi alasan Pengembangan Kurikulum 2013 adalah, pertama, tantangan masa depan diantaranya meliputi arus globalisasi, masalah lingkungan hidup, kemajuan teknologi informasi, konvergensi ilmu dan teknologi, dan ekonomi berbasis pengetahuan.
Kedua, kompetensi masa depan yang antaranya meliputi kemampuan berkomunikasi, kemampuan berpikir jernih dan kritis, kemampuan mempertimbangkan segi moral suatu permasalahan, kemampuan menjadi warga negara yang efektif, dan kemampuan mencoba untuk mengerti dan toleran terhadap pandangan yang berbeda.
Ketiga, fenomena sosial yang mengemuka seperti perkelahian pelajar, narkoba, korupsi, plagiarisme, kecurangan dalam berbagai jenis ujian, dan gejolak sosial (social unrest). Yang keempat adalah persepsi publik yang menilai pendidikan selama ini terlalu menitikberatkan pada aspek kognitif, beban siswa yang terlalu berat, dan kurang bermuatan karakter.
Pengembangan Kurikulum 2013 merupakan bagian dari strategi meningkatkan capaian pendidikan.
Disamping kurikulum, terdapat sejumlah faktor diantaranya lama siswa bersekolah lama siswa tinggal di sekolah; pembelajaran siswa aktif berbasis kompetensi, buku pegangan atau buku babon dan peranan guru sebagai ujung tombak pelaksana pendidikan.
Orientasi Kurikulum 2013 adalah terjadinya peningkatan dan keseimbangan antara kompetensi sikap (attitude), keterampilan (skill) dan pengetahuan (knowledge). Hal ini sejalan dengan amanat UU No. 20 Tahun 2003 sebagaimana tersurat dalam penjelasan Pasal 35 kompetensi lulusan merupakan kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan sesuai dengan standar nasional yang telah disepakati. Hal ini sejalan pula dengan pengembangan kurikulum berbasis kompetensi yang telah dirintis pada tahun 2004 dengan mencakup kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan secara terpadu.
Sejumlah hal yang menjadi alasan pengembangan Kurikulum 2013 adalah :
(a) Perubahan proses pembelajaran [dari siswa diberi tahu menjadi siswa mencari tahu] dan proses penilaian [dari berbasis output menjadi berbasis proses dan output] memerlukan penambahan jam pelajaran;
b) Kecenderungan akhir-akhir ini banyak negara menambah jam pelajaran KIPP dan MELT di AS, Korea Selatan (c) Perbandingan dengan negara-negara lain menunjukkan jam pelajaran di Indonesia relatif lebih singkat, dan
(d) Walaupun pembelajaran di Finlandia relatif singkat, tetapi didukung dengan pembelajaran tutorial
Sementara itu, Kurikulum 2006 memuat sejumlah permasalahan diantaranya:
(1) Kurikulum belum sepenuhnya berbasis kompetensi sesuai dengan tuntutan fungsi dan tujuan pendidikan nasional;
(2) Kompetensi belum menggambarkan secara holistik domain sikap, keterampilan, dan pengetahuan;
(3) Beberapa kompetensi yang dibutuhkan sesuai dengan perkembangan kebutuhan (misalnya pendidikan karakter, metodologi pembelajaran aktif, keseimbangan soft skills dan hard skills, kewirausahaan) belum terakomodasi di dalam kurikulum;
(4) Kurikulum belum peka dan tanggap terhadap perubahan sosial yang terjadi pada tingkat lokal, nasional, maupun global;
(5) Standar proses pembelajaran belum menggambarkan urutan pembelajaran yang rinci sehingga membuka peluang penafsiran yang beraneka ragam dan berujung pada pembelajaran yang berpusat pada guru;
(6) Standar penilaian belum mengarahkan pada penilaian berbasis kompetensi (proses dan hasil) dan belum secara tegas menuntut adanya remediasi secara berkala; dan
(7) Dengan KTSP memerlukan dokumen kurikulum yang lebih rinci agar tidak menimbulkan multi tafsir.
Tiga faktor lainnya juga menjadi alasan Pengembangan Kurikulum 2013 adalah, pertama, tantangan masa depan diantaranya meliputi arus globalisasi, masalah lingkungan hidup, kemajuan teknologi informasi, konvergensi ilmu dan teknologi, dan ekonomi berbasis pengetahuan.
Kedua, kompetensi masa depan yang antaranya meliputi kemampuan berkomunikasi, kemampuan berpikir jernih dan kritis, kemampuan mempertimbangkan segi moral suatu permasalahan, kemampuan menjadi warga negara yang efektif, dan kemampuan mencoba untuk mengerti dan toleran terhadap pandangan yang berbeda.
Ketiga, fenomena sosial yang mengemuka seperti perkelahian pelajar, narkoba, korupsi, plagiarisme, kecurangan dalam berbagai jenis ujian, dan gejolak sosial (social unrest). Yang keempat adalah persepsi publik yang menilai pendidikan selama ini terlalu menitikberatkan pada aspek kognitif, beban siswa yang terlalu berat, dan kurang bermuatan karakter.
Subscribe to:
Posts (Atom)
